Apakah Iblis mengetahui bahwa pujian yang kerap diterimanya akan membuahkan kesombongan?, ataukah Iblis menjadi contoh yang pertama?

Ternyata do’a yang paling tinggi adalah meminta diri untuk dipelihara Allah dari segala kebatilan.

 

{ 0 comments }

Sekitar 6 tahun yang lalu saya mengikuti trend bertajuk “art of pick up”, buku yang baca waktu itu ditulis oleh Neil Strauss. Sebetulnya saya tidak pernah membaca keseluruhan buku tersebut, tapi loncat-loncat sesuai daftar isi yang menarik. Namun ada yang lebih menarik dari konten buku tersebut yakni prolog si Neil Strauss itu sendiri, “Preface” yang biasanya orang abaikan dan langsung menuju konten. Disitu Neil Strauss menggambarkan dirinya sebagai seseorang yang tersesat setelah memahami semuanya, tapi bagaimana bisa?

Kita semua sering berpikir dalam kesendirian, kadang teringat suatu momen, kadang memikirkan pekerjaan, atau apa saja. Saya mungkin tidak sepintar Neill Strauss didalam ilmu “art of pick up”-nya, namun pada akhirnya saya hinggap pada pendirian yang sama, tersesat setelah memahami semuanya.

Didalam pribadi lelaki terdapat pintu asmara, yang memiliki warna yang unik dan wanita-lah yang dapat menggambarkan semua itu, sehingga menjelaskan mengapa sebagian besar hubungan dimulai oleh lelaki dan wanita hanya diam menunjukan pintunya dan memutuskan apakah pintu tersebut terbuka atau terkunci.

Masalahnya adalah jumlah dari pintu tersebut, tidak sedikit lelaki yang memiliki banyak pintu dengan beragam warna.

Sekitar tahun 1990-an, orang yang hendak membeli komputer tidak terlalu dipusingkan dengan spesifikasi yang biasanya hanya ada 2-3 model untuk dipilih, lain halnya sekarang atau setidaknya setelah bermunculannya komputer laptop, pc rakitan, mobile, dll, dimana kecenderungan orang untuk memutuskan mana yang akan dia beli menjadi begitu membingungkan dan kadang membuat frustasi. Ada beberapa orang yang tidak mau ambil pusing dengan membeli semuanya dengan spesifikasi yang “katanya” bagus dan pada akhirnya apa yang dia cari hanyalah sebuah pengakuan “hebat” karena dia memiliki alat yang tepat ketimbang kepentingan kebutuhannya sendiri.

Kefrustasian Neils Strauss tampak dengan tidak adanya jalan keluar kecuali dia mau menghipnotis dirinya sendiri, mendoktrin salah akan semua ilmu yang telah dia pelajari, tapi apa kata orang nantinya?

Sebagai seorang muslim, jalan keluar dari kefrustasian ini terlihat jelas, jalannya mungkin sulit dan berliku, namun tetap bisa diusahakan, selain itu ada hal yang sangat ingin saya ketahui yakni “apa yang kemudian Neil Strauss lakukan setelah 6 tahun yang lalu?”, “apakah ada orang yang lebih dulu menjawab  Preface-nya kah?” “seperti apakah jawaban versi dia?”

{ 0 comments }

Dalam suatu organisasi biasanya ada serigala berbulu domba, dan saya orang yang bisa dibilang punya mata yang bagus untuk bisa tahu kalau ada orang seperti itu.

Dulu saya menjadi orang yang frontal dengan mengekspos pribadi tersebut namun tidak efektif karena sang srigala seperti diberi kesempatan untuk menerkam balik.

Sekarang, pendekatan yang saya lakukan adalah dengan mendekati serigala tersebut, kemudian mengajaknya bertatap muka sambil berbincang-bincang “hai…, di lingkungan kita ada serigala berbulu domba, saya bisa rasakan hal itu namun saya tidak tahu orangnya”.

Apa yang terjadi?
Hal ini akan membuat pikiran sang serigala menjadi kusut dalam setiap langkahnya, ragu bertindak dan was-was bergerak hingga akhirnya serigala tersebut akan melakukan banyak kesalahan yang dilihat oleh semua domba hingga dia jatuh sakit. Disaat itulah sang serigala akan malu menunjukan sendiri jati dirinya sendiri tanpa membuat tangan saya kotor.

{ 0 comments }

Life Integral

January 16, 2015

in Madness

Sudah lama sejak saya mencoba untuk bisa mengatur kecerdasan emosional sendiri.

Berawal dari teknik matematika, integral yang menjadi landasan pemikiran ini.

Setiap satu diferensial akan menghapus konstanta, namun konstanta tersebut tidak akan kembali setelah integral.

Saya pernah ada di “atas” dan saat itu saya mencoba mengurai apa yang terjadi dibawah sana, mencoba mencari tahu

Kehidupan tanpa variabel

Kehidupan 1 dimensi

Hanya 1 konstanta

 

Apa yang saya dapatkan adalah sebuah keabsolutan, nilai intrinsik, kongkrit dan lugas.

Meskipun kaku, hukum tersebut lugas tak terbantahkan.

 

Konstanta hanya sebuah konstanta, yang digunakan oleh variabel pendukung, semenjak saat itu saya hanya menjadi seorang pengisi variabel. Saya memang tidak akan bisa diubah, namun saya bisa saja tidak digunakan karena mereka tidak suka nilainya.

Sekarang saya sudah mengerti arti dari sebuah konstanta, perjalanan menuju jalan pulang menggunakan integral dengan bantuan catatan kehidupan sebagai pengganti konstanta ternyata membuahkan konstanta dan variabel baru. Saya baru menyadari akan kenyataan ini, bahwa masa depan bisa bersifat diskrit terhadap lorong waktu, sepertinya ada sebuah kecenderungan bagi sebuah lorong waktu untuk menciptakan varians ketimbang nostalgia.

Sekarang disinilah aku, aku yang selalu baru, baik hari ini, esok, maupun lusa.

Perubahan dan ketetapan akan berjalan beriringan, mereka yang menapaki hanya salah satunya akan terhempas dalam penjara konstanta.

Beberapa pemikir menyebutkan kejadian ini sebagai nasib, takdir, keberuntungan, karma, dan lain sebagainya. Namun pahamilah bahwa itu semua mengambil andil dari apa yang kamu pilih.

{ 0 comments }

Sanggupkah kamu?

December 29, 2014

in Madness,Uncategorized

Keturunan berdarah biru percaya bahwa karakter diturunkan melalui keturunan secara biologis/anak, sedangkan keturunan rakyat biasa tidak percaya.

Keduanya selalu mencari pembenaran dan akan selalu ada dua fakta yang menjadikan tidak pernah adanya kebenaran sejati.

Hingga kini kebenaran semu itu hanyalah kebahagiaan bagi mereka yang menganggap akan mendapatkan keuntungan dari sebuah premis.

Kebahagiaan?, menurutku hanyalah salah satu daftar candu yang membutakan dari kebenaran.

Kebenaran sejati?, siapa yang butuh itu?
Begitulah kata mereka yang sudah menjadi korban kecanduan, mereka membela induk semang akal budi mereka, kebahagiaan.

Tanpa mereka sadari kebenaran selalu berwajah dua, antara masa lalu dan masa depan. Dan kamu masih punya tempat diantaranya, masih punya waktu. Untuk menyadari apa yang sesungguhnya terjadi dan memaknai arti hidup ini diatas kebahagiaan.

Setelah kau bangun, dunia ini terlihat nyata sangat semu dan hampa.

Kemudian pernyataannya akan berganti, sanggupkah kamu?

{ 0 comments }

Tutorial ini buat Windows, yang pada pake MAC ya cari tutorial laen aja, kalo yg punya Linux ga usah nanya, udah jago kan 😛

Langsung aja yak….

Download Program DNSCrypt disini:

http://download.dnscrypt.org/dnscrypt-proxy/dnscrypt-proxy-win32-full-1.4.1.zip

Setelah itu extract filenya, nanti bakalan ada 3 folders: bin, include, plugins

Setelah itu download program yang namanya DNSCrypt Manager disini:

https://simonclausen.dk/projects/dnscrypt-winservicemgr/

Extract filenya, trus pindahin file “dnscrypt-winservicemgr.exe” ke folder “bin” yang sebelomnya udah di-extract

simpenSatuFolder

Trus jalanin, nanti bakalan muncul kayak begini:

DNSCrypt

Paling gampang kamu centang aja semua yang ada di kolom network itu, trus pilih Providernya “OpenDNS” (pakai yg lain juga bisa aja, tapi saya saranin ini), trus pilih protokol-nya TCP, setelah itu pencet “ENABLE”

Udah deh, programnya kamu tutup juga gpp, kalo mau balikin lagi setingan kayak semula, jalanin lagi programnya trus pencet “DISABLE”

 

selamat mencoba 🙂

 

{ 1 comment }

Web baru gue

November 3, 2014

in Uncategorized

Pengen nulis-nulis lagi kayak zaman dulu pas masih kuliah, artikel ngalor-ngidul yang kadang ada gunanya juga buat orang lain, sharing ilmu, berbagi lucu-lucuan, dll. Sebetulnya bisa-bisa aja kalo gue posting semua disini, tapi biar engga nyampur jadi gw gabung aja ke website ini: www.ahteori.com

{ 0 comments }

Kadang kita suka nemuin gambar di internet yang ada tulisannya. Karena itu gambar ya ga bisa dikopi, tapi dengan plugin baru (Baru mendukung browser Chrome) hal itu bisa dilakukan. Silakan menuju project yg bersangkutan di: http://projectnaptha.com

{ 0 comments }

Tempat yg Tentram

February 9, 2014

in Bingung,Madness

Tulisan ini kayaknya lebih ke arah curhat ketimbang sharing, saya engga tahu apakah hal ini akan bermanfaat buat yg bacanya atau cuman bakalan jadi bahan analogi saat ngelamun atau gosip sambil duduk-duduk saja, so buat yang berharap pasti dapet manfaat dari artikel ini, mendingan stop baca dan buka aja artikel lain.

Saya dulu punya dua “cita-cita” tertinggi dalam kiprah menjadi seorang Analis yang baik. Bukan cuman analis di bidang IT yang sekarang menjadi profesi saya, tapi ya semua aspek kehidupan lah. Singkat cerita cita-cita tersebut adalah Melihat Kebenaran dan Melihat Masa Depan.

Sebagian manusia zaman sekarang tidak peduli apa kata orang, mereka seperti katak dalam tempurung emas, mereka sudah bahagia dengan kehidupan mereka dan menikmati hidup. Ada banyak goda’an nenek sihir yang berupaya untuk merebut kebahagiaan mereka, contohnya dengan Meme “Bagaikan katak dalam tempurung” dimana si nenek sihir berusaha supaya katak itu keluar dari tempurung agar nenek sihir bisa merampok emas didalam rumahnya sehingga si katak menjadi miskin dan terpaksa bekerja untuk menghidupi keluarganya kepada si nenek sihir. Mereka adalah golongan Mainstream, sering kali menjadi korban sosial, hebatnya meskipun sudah jatuh bangun kesekian kali tapi ajaib masih bisa bangkit kembali. Setelah lulus dari ujian Nenek sihir ini, golongan ini akan menjadi pribadi si Bijaksana atau si Sombong, atau bisa juga jadi Badut (Kadang Bijak kadang Sombong).

Sebagian lain manusia zaman sekarang dan kucing sebenarnya punya kepribadian yang mirip, dia bakalan maju kalau didorong ke ke belakang dan bakalan mundur kalau ditarik badannya ke depan, intinya dia cuman ga suka ditebak dan ga mau menjalani apa-apa yang sekiranya sudah diprediksi orang lain. Saya sebut orang ini sebagai golongan Anti Mainstream. Sebetulnya mereka itu pembohong, mereka sebenarnya masih mau melepas kepribadian “Anti Mainstream” mereka asalkan objeknya mewah dan mampu mereka dapatkan, misalnya iPhone. Pada akhirnya golongan ini akan terpecah menjadi dua, yang satu golongan “Berkelompok” dimana isinya (katanya) orang-orang sepikiran dan satunya lagi golongan “Penyendiri” yang apa-apa dikerjakan sendiri. Kedua golongan ini sebetulnya punya masalah yang sama, yakni masalah Ego cuman mau denger apa yang mereka mau denger doank dan masalah mempercayai orang. Entah dari mana asalnya tapi golongan ini akan lebih percaya orang satu profesi, misalnya dia orang IT maka cenderung mau hang-out sama orang IT lagi, alasannya karena enak ngomong bisa lebih nyambung dan cenderung sepikiran.

Kebenaran dan Masa Depan sebetulnya hanya sudut pandang narasi. Kalau saya bilang “Saya ingin mengenalmu lebih jauh” vs “Saya ingin mengenalmu lebih dekat”, artinya jadi sama meski menggunakan kata yg berlawanan. Tahu kenapa?, karena ego manusia cenderung mentafsirkan sesuatu suka-sukanya dia aja, perkara ada persamaan perspektif dengan orang lain adalah urusan belakangan (baca: yang penting denger dulu deh)

Lantas apa hubungannya Tempat yang Tentram (judul artikel ini), Kebenaran, dan Masa Depan?

Ya tergantung orangnya, ada yang bakal menarik kesimpulan “oh artikel bagus nih, ada masukan-masukan”, atau  bakal ada yg bilang “alahh artikel ga jelas”, atau “bingung gw ini maksudnya”

Maksud saya:

  • Tempat yang Tentram adalah subjektif masing-masing dalam menerjemahkan apa yang orang ingin tahu
  • Kebenaran hanya ada satu yakni kenyataan bahwa orang punya banyak perspektif
  • Masa depan adalah akibat dari Ego manusia dan belum terjadi, jadi ga usah terlalu masalahin hal yang belum terjadi, mendingan ngurusin masalah yang “sedang terjadi” dulu, kalo udah beres, baru deh ngurusin yg didepan.

Trus intinya dari artikel ini apaan?

Artikel ini tidak punya inti kecuali kalau kamu mau mentafsirkan-nya sendiri.

Trus tujuan dari artikel ini apa?

Cuman sharing aja supaya kita bisa saling memahami satu sama lain, karena jujur saya mulai merasa gerah dengan perang dingin Mainstream vs Anti Mainstream. Dulu gak ada tuh gitu-gituan, damai-damai aja. Semenjak pendidikan Etika dianggap hal yang gak penting, makin sini orang makin engga tahu etiket untuk tidak campur tangan dengan sesuatu yang bukan urusannya (baca: ngurus diri sendiri aja belom bisa dah sok jagoan ngurusin orang lain).

Bukan ngelarang orang untuk komentar tentang politik, bisnis, atau cabang ilmu lainnya. Cuman menghimbau untuk tahu diri aja kalau memang bukan profesinya ya mbok ngaca gituloh. Baru belajar politik dari baca koran doang atau cuman baca-baca dari situs berita kok bisa-bisanya nge-goblok-goblokin politikus yg jelas-jelas kiprahnya tahunan disitu. Kalau begitu kan sama aja nyampah, dan tidak ada orang yang nyampah kecuali orang yang jorok. Masak gak malu ngatain diri sendiri secara tidak langsung “Hai pengumuman, aku ini orang jorok !”, dah gitu jorok-nya bisa sampai berjama’ah pulak (baca: “kami adalah golongan jorok dan kami bangga karena kami banyak!”)

yaaa tujuan dari artikel ini secara pribadi sih mudah-mudahan besok-besok sharing “engga mutu” (urusan yang seharusnya orang lain gak tahu dan urusan yg bukan urusannya) yang sering nongol di media sosial yg saya daftarin sedikit berkurang lah.

Nih saya kasih contoh, artikel pribadi yg bahagia: http://new.ted.com/playlists/4/what_makes_us_happy

-Sekian-

{ 0 comments }

Pribadi yang Romantis

December 12, 2013

in Article

Sebenernya jadi orang romantis itu gampang-gampang susah, orang cuman engga tahu apa dan gimana caranya aja, begitu mereka paham, ternyata sangat sederhana sekali. So gimana sih caranya memiliki kepribadian romantis itu?

Hukum 1 : Romantis adalah memberi

Kamu harus punya niat sungguh-sungguh untuk menyenangkan, niat tersebut harus tulus dan ikhlas, tulus artinya datang dari hati dan ikhlas artinya tidak mengharapkan apa-apa selain menyenangkan orang yg kita beri, dan kalau gagal = coba terus dan terus.

Hukum 2: Romantis adalah menimbun perhatian pada sesuatu yang akan kita berikan (Hukum 1)

Siapapun kamu pasti bisa memberi, misal seorang wanita yang ingin menyenangkan suaminya yang ingin pergi berangkat kerja besok pagi, contohnya dia akan:

  • menyiapkan makanan sehari sebelumnya agar bisa dimasak fresh sebelum suami berangkat kerja,
  • menyiapkan menu dengan resep yang lezat dan disukai suaminya,
  • merangkai makanannya dengan apik,
  • menyediakan perlengkapan makannya seperti sendok garpu, sehingga suami tidak kerepotan nyari-nyari sendok/garpu di kantor
  • membungkusnya dengan cantik, dimana suami tidak malu dan justru bangga membawa bungkusan makan siang ke kantor
  •  menyiapkan minuman yang cocok dengan makanannya
  • menyisipkan tusuk gigi
  • dll

Atau contoh lain ketika seorang anak ingin menyenangkan ibunya, contohnya dia akan:

  • mencari tahu apa yg dinginkan si ibu, bisa dengan menanyakan langsung atau melihat kebutuhannya (misal ibu masih mencuci pakai tangan so kita belikan mesin cuci)
  • mencari mesin cuci yang baik tersebut, mesin yang terbaik tentunya, bukan yang murahan, yang mudah penggunaannya, sudah teruji
  • meyakinkan mesin cuci tersebut mudah digunakan, bergaransi, kalau rusak gampang servicenya dan lokasi servicenya jelas
  • memberikan kelengkapan mesin cuci seperti contoh detergent yang baik digunakan dengan mesin cuci itu
  • menyiapkan lokasi yang tepat di rumah untuk mesin cuci tersebut, mempersiapkan selang air, memastikan colokan listriknya aman
  • dll

Hukum 3: Romantis adalah terang-terangan menyampaikan

Ketika kamu mau memberikan semua yang sudah kamu persiapkan, beritahukan ketulusanmu!, kalau kamu malu berbicara maka gunakan tulisan, kalau malu menggunakan tulisan maka mintalah orang lain yg menyampaikannya, atau dalam bentuk komunikasi apapun intinya kamu harus menyampaikan ketulusan kamu.

Contoh untuk seorang wanita yang ingin menyenangkan suaminnya diatas,  beritahukan bahwa kamu sengaja menyiapkan makanan yang lezat ini karena kamu sangat sayang dan perhatian. Itu akan membuat sang suami bangga dan merasa sangat dipedulikan.

Contoh untuk seorang anak yang ingin menyenangkan ibunya, misalkan ibunya sedang pergi belanja sedangkan kamu tidak punya waktu untuk menunggu karena harus pergi ke kantor lagi maka kamu segera pasang mesin cuci itu dengan rapih, sambungkan colokan listriknya, sambungkan selang airnya, sediakan detergentnya, tinggalkan tulisan yang memberitahukan bahwa kamu ingin ibu tidak susah payah lagi mencuci baju, supaya ibu tidak kelelahan dan bisa lebih banyak istirahat, beritahukan juga bahwa mesin cuci yang kamu berikan adalah mesin cuci terbaik, mesin cuci yang kamu pilih sendiri, mesin cuci yang mudah digunakan. Itu akan membuat ibu bangga dan merasa sangat dipedulikan.

ENCORE

Romantis bukan hanya dalam bentuk pemberian barang, contohnya kamu bisa juga memberikan perhatian dengan merangkai kejadian yang sudah terjadi, istilahnya “nostalgia”, ketika kamu secara mendetail mengingat kejadian yang sudah terjadi antara kamu dan lawan bicara (misal sedang dengan pacar, teman atau keluarga) kemudian menceritakan masa-masa lampau, maka kamu akan memiliki predikat “tidak lupa” dan itu adalah bentuk “perhatian”, semakin banyak kamu “tidak lupa” maka kamu akan semakin “perhatian” dan itu akan membuat lawan bicara kamu merasa sangat dipedulikan.

TRENDING

Buat para Jomblo yang ingin menggaet perhatian si dia, menjadi romantis adalah senjata ampuh. Kamu tidak harus memberikan sesuatu yang mahal, namun kamu hanya perlu memberikan sesuatu yang secara eksklusif/khusus untuk dia. Misalnya kamu pandai menggambar, cobalah kamu gambar karikatur dia dan kirimkan gambarnya, maka dia akan berpikir bahwa kamu punya perhatian lebih. Atau kalau kamu pintar main gitar, cobalah mainkan lagu atau aransemen untuk dia, rekam kemudian kirimkan, maka dia akan “berpikir lain” :). Sekali lagi intinya, berikanlah sesuatu yang eksklusif/khusus untuk dia 🙂 selamat mencoba.

KESIMPULAN

Intinya, romantis adalah rangkaian dari perhatian tulus/ikhlas yang kita kumpulkan sehingga menjadi sebuah “pemberian” dimana pemberian itu kita berikan dengan terang-terangan baik secara langsung maupun tidak langsung.

Umumnya sifat romantis ini menular, pada keluarga yang ayah/ibu-nya memiliki sifat romantis, biasanya anak-anaknya secara tidak langsung memiliki sifat romantis yang dia lakukan kepada teman-temannya. Sifat romantis yang ditularkan secara tidak langsung ini menjadi sebuah akar dari kepribadian anak tersebut. Pribadi anak yang romantis sangat terlihat jelas, memiliki aura yang berbeda, rasanya seperti ketika dia ada kita merasa senang, ketika dia tidak ada maka akan merasa ada yang kurang, dan ketika dia berhalangan hadir akan dipertanyakan.

Sekian.

by. Eldi Munggaran

{ 0 comments }