Zaman sekarang yang namanya IT sudah menjamur hampir ke seluruh aspek kehidupan. Komunikasi sudah lebih dari sekedar nelepon & sms, kalau dulu surat menyurat pakai pos sempat gandrung, sekarang rasanya sudah sangat super jarang orang pakai dan malah kebingungan mau kirim message pakai apa, apakah pakai E-Mail, SMS, BBM, WhatsApp, Line Messenger, Yahoo Messenger, Skype, daaaaan aplikasi lainnya yang kalau kita install semua malah bikin pusing karena terlalu banyak pilihan. So, kalau dulu kita berkutat dengan pertanyaan “Bagaimana caranya?”, sekarang berganti menjadi “Bagaimana ngaturnya?”

Smartphone
Tau gak sih?, orang sudah pada lupa sama fungsi utama benda ini = alat berkomunikasi mobile.
Dengan smartphone, fungsi Hape jadi sangat banyak, dimulai dari Chatting, Browsing, SocialNetworking, bahkan bisa Gaming, trus gimana dong caranya kita mengaturnya?
Dalam teknologi informasi ada 3 hal yang menjadikan sebuah Teknologi menjadi berarti, yakni Cepat, Nyaman, & Aman.
Lalu bagaimana penerapannya terhadap SmartPhone ini?, sebetulnya gampang saja, kita harus kembali lagi ke fungsi utama tadi, yakni “alat komunikasi mobile”. Fitur nelepon dan sms sih sudah tidak usah dibahas lagi, so saya akan merinci fungsi-fungsi Hape yang sebagian dilupakan orang dan sebagian lagi fitur dengan berkembangnya si Hape menjadi SmartPhone.
- Fast Dial
Ini adalah fungsi yang sepertinya sudah dilupakan para pengguna SmartPhone. Kalau dulu sempat merasakan Hape jadul seperti Nokia 3210, di hape itu kita tinggal tahan angka 1 atau 2 atau 3 untuk nelepon ke nomor yg sudah kita setting, namun sekarang orang harus buka address book, search orangnya / scroll ke atas atau bawah, trus pilih orangnya, dan kalau orangnya punya beberapa nomor kita harus meng-klik nomor yang di-inginkan untuk menelepon, barulah tersambung. Jadinya engga smart dong kalau begini, kelamaan. So pelajari bagaimana melakukan Fast Dial menggunakan SmartPhone kamu supaya waktu kamu tidak habis melakukan prosedur yang panjang berkali-kali setiap mau nelepon orang yang sama (kecuali kalo hape-nya baru beli, model baru, keren dan baru dipegang-pegang kan masih penasaran, wekekekekek) - Memasukan nomor-nomor penting
Hal yang sering dilupakan juga untuk memasukan nomor-nomor penting seperti kantor polisi terdekat, klinik, rumah sakit terdekat, security, pemadam kebakaran, PLN, Bank (misal untuk blokir kartu kredit), Customer Service TV Kabel/Internet (Buat complain kalau tau-tau mati), dan kalau perlu sampai ke tukang pijit atau tukang urut terdekat, jaga-jaga ada yang keseleo jadi engga susah nyari (gak kebayang pas lagi keseleo baru nyari tukang pijit buka google, susah deh), hahaha. - Tanyakan pada operator untuk informasi sekitar
Orang sering melupakan 108 sebagai tempat bertanya, padahal 108 ini adalah nomor canggih untuk nanya langsung. Misal kita pengen tahu nomor telepon Pizza, tinggal tanya ke 108 ketimbang buka browser di hape trus nyari di google, kelamaan & belom tentu dapet. Fyi 108 kalau dari nomor 08xxx bisa diakses pakai kodeArea+108, misal Jakarta = 021-108. - Smart Notification
Nah ini juga fitur yg suka dilupakan, antara SMS, E-Mail, Whatsapp, Facebook, Twitter, bunyinya jangan disamakan, supaya engga bingung ketika sedang menunggu berita dari seseorang, misalnya lagi nungguin sms dari yayang, tapi pas bunyi & buka hape taunya notifikasi Facebook, status galau terakhir di-like sama bang Joni. Haduh…, makin galau deh jadinya. - Reject + SMS
Kadang kalau sedang meeting, kita ditelepon orang dan tidak bisa jawab. Nahhh, disinilah keunggulan smartphone dimana kita bisa set reject + SMS balesan yg sudah kita set, misalnya “Sorry lagi meeting, nanti saya telp balik, thx.” - Contact Photo
Fitur yang satu ini penting sekali, terutama kalau nama contact-nya pasaran, misalnya namanya Budi atau Agus. Supaya kita engga pusing “ini Budi yang mana yaaa?”, kalau kita pasang Contact Photo, begitu ditelepon, langsung nongol tampang si Budi, itu lebih mudah dicerna otak kita ketimbang harus baca nama. Lagi pula kadang kita sudah tahu nama tapi lupa tampang orang, so SmartPhone bisa ngingetin kita. - Sync Account
Saya pribadi menghubungkan Contact ke account google. Fungsinya selain untuk menyimpan data secara Cloud (kalo Hape ilang, contactnya bisa di-restore), berfungsi pula untuk sinkronisasi Email. Misal saya sedang kerja dan sedang di lokasi client, Pak Budi client saya ngasih nomor Hape+emailnya, kemudian saya masukan ke Hape saya. Nanti manakala saya mau kirim email ke Pak Budi, saya tinggal buka GMail dan nyari nama “Pak Budi” tanpa perlu lagi liat Hape. Fyi, selain Contact, sync juga berlaku untuk Calendar supaya bisa ngingetin agenda yg sudah kita rencanakan. - Extra Battery or PowerBank?
Seperti yang kita tahu, SmartPhone itu boros batere, kalau kita pakai terus bisa baru setengah hari sudah habis dan harus di-cas lagi. Umumnya orang sekarang sudah siap dengan PowerBank kemana-mana tapi PowerBank punya efek jelek untuk batere, yakni bisa bikin batere nge-drop (rusak), so untuk yang sering pakai PowerBank, siap-siap suatu saat untuk beli batere baru. Untuk para pengguna hape selain iPhone (baterenya gak bisa dilepas euy), ada baiknya kalau kita spare 1 batere (Bawa aja Hape-nya ke ITC trus kasih liat ke tukang Hape mau beli batere Hape yg kayak begini), kemudian simpan batere cadangan di dompet. Jadi kalau kita kehabisan batere, tinggal cabut pasang batere. Engga repot nge-cas pakai PowerBank dan kabelnya yang ribet. - Operator Promotion
Untuk penggunaan Hape secara rutin, cek promosi operator, biasanya setiap operator memberikan tarif khusus, misalnya simpati punya paket TalkMania (TM) yang bisa diregistrasi 5 ribu rupiah untuk menelepon ke sesama selama 120 menit dalam rentang waktu tertentu, atau ESIA yang punya paket menelpon yg murah ke semua operator GSM dengan melakukan registrasi harian. So, cek promosi operator kamu, siapa tahu ada paket-paket yang cocok dan ekonomis. - Template hal-hal penting
Simpanlah template hal-hal penting, misalnya nomor rekening bank sendiri, fungsinya misal kalau ada yang nanya “eh gue mau bayar utang nih, ada rek mandiri/bca ga?”, nahhh kita tinggal copy saja dari Note itu, ga usah buka-buka lagi buku tabungan, haduh kalo masih begitu mending ga usah pake smartphone deh.
Pada intinya Smartphone seharusnya memberikan “Nilai Tambah” dalam komunikasi, yang tadinya engga bisa jadi bisa, yang tadinya susah jadi gampang, dan yang tadinya lambat jadi cepat, kalau malah nambah ribet sih namanya jadi Dodol Phone. Sekarang produsen operator makin gencar melakukan promosi hape-hape-nya yang terbaru, dari single core processor, dual core processor, quad core processor dan bahkan mau muncul yang hexa core processor, gile PC aja bisa kalah lama-lama. Tapi intinya bukan selalu kecepatan, tapi menggunakannya seoptimal mungkin, beberapa kawan saya malah belom pakai yang namanya SmartPhone dan masih pakai ClamShell jadul tapi nyari duitnya engga kalah hebatnya, so kita sebagai pengguna SmartPhone jangan mau jadi korban sosial cuman beli hape karena baru dan keren, tapi harus bisa juga pakainya yang orang barat bilang “The Man Behind the Gun”.
Referensi: The secret to happiness is low expectations. — Barry Schwartz
{ 1 comment }




