Saya mau cerita tentang hidup saya di dunia pararel lain,
Di dunia itu saya hidup sebagai orang miskin, hidup mengandalkan kios jualan di pasar, kalau mau apa-apa harus kerja keras dan cari pekerjaan tambahan.
Suatu hari saya mendapatkan sebuah kupon fitnes gratis di Fitness First, karna saya orang miskin, jadinya saya tidak mau kehilangan kesempatan ini…, mumpung gratis gituloh.
Saya coba dari mulai kegiatan senam, tread mill, sepeda, dan spa tapi jujur 300 ribu sebulan untuk biaya fitnes terlampau mahal untuk orang miskin seperti saya, namun positif saya benar-benar menyukai kegiatannya, ingin jadi member, jadi bagaimana donk ?,
Setelah memutar otak, saya menemukan sebuah cara !, dan akhirnya saya join fitnes tersebut, 300 ribu sebulan, oke.
Setiap pagi saya membawa makanan dan minuman dari rumah, pergi ke tempat fitnes, siangnya saya berjualan di pasar, dan sore-nya setelah berjualan, saya fitnes lagi dech, ga mau rugi sudah bayar 300 ribuw, ehehehe.
Penasaran darimana 300 ribu itu saya tutupi ?
Begini….
Setiap pagi saya selalu membawa sebungkus nasi dan sebotol air mineral yang saya makan di tempat fitnes, botol minumanya kan kosong, naaaaaaah, saya selalu isi dengan sabun atau shampoo gratisan di kamar mandi, supaya tidak terlalu mencolok, pagi saya bawa sebotol sabun dan sorenya sebotol shampoo, kemudian saya menjualnya di toko saya dengan harga sangat murah @10 ribu saja, dan LAKU !, hahahahah !!!
Sebulan penuh 30 hari, saya berhasil menjual semuanya, 60 botol = 600 ribu, bukannya rugi bayar fitnes, tapi malah untung !!!!!!, nilai lebihnya lagi saya tidak perlu mandi di rumah yang membuat rekening air jadi berkurang, dan badan saya jadi fit, berbentuk, sehat
licik bener ya minter-minterinnya, malu sih ngakuinnya, mau gimana lagi, ya itulah gue.
Oke oke oke……, kembali ke dunia ini….., sebenernya hal ini juga bisa diterapkan di dunia ini sih, tapi saya punya cara lain untuk dapetin 600 ribu tanpa pakai cara yang tadi, cuman…… saya mencoba untuk mencontoh teknik ini ke dunia ini, bisa saja saya membawa botol kecil setiap pergi ke McDonald untuk mendapatkan sausnya, atau setiap ke hotel, saya bawa sendal, dan sikat giginya, hahaha, tapi masih perlu dipikirkan secara aplikatif gimana balik modalnya.
Untuk contoh besarnya, saya belum menemukan yang bisa dijadikan “Real Conduct Business”, dan seandainya ketemu-pun pastinya ga saya kasih tahu donk, dipraktekin sendiri dulu, hahaha.

