<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Munggaran's Chaos Blog &#187; Jurnal</title>
	<atom:link href="http://www.munggaran.com/category/jurnal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.munggaran.com</link>
	<description>Big Bang Cosmic Creativity Explosion</description>
	<lastBuildDate>Mon, 19 Jul 2010 18:48:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Jualan yang aneh</title>
		<link>http://www.munggaran.com/2009/11/04/ualan-yang-aneh/</link>
		<comments>http://www.munggaran.com/2009/11/04/ualan-yang-aneh/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 10:51:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eldi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jurnal]]></category>
		<category><![CDATA[Misc]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.munggaran.com/?p=243</guid>
		<description><![CDATA[Bulan lalu saya melakukan riset barang di pasar wholesaler/dropshipper, dan akhirnya menemukan satu situs yang barangnya bisa dibilang OK dan harganya murah. Buka-bukaan aja deh, barangnya berupa tas, harganya $12.25, yang saya pajang di eBay $60,  WOW !, koq bisa mahal banget ? begini ceritanya&#8230;&#8230; Harga tasnya $12.25 Yang mau belinya dari Greece, ongkos pengiriman [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Bulan lalu saya melakukan riset barang di pasar wholesaler/dropshipper, dan akhirnya menemukan satu situs yang barangnya bisa dibilang OK dan harganya murah. Buka-bukaan aja deh, barangnya berupa tas, harganya $12.25, yang saya pajang di eBay $60,  WOW !, koq bisa mahal banget ?</p>
<p>begini ceritanya&#8230;&#8230;</p>
<p>Harga tasnya $12.25</p>
<p>Yang mau belinya dari Greece, ongkos pengiriman : $22.45</p>
<p>Biaya packing : $10</p>
<p>jadi ditotal $12.25 + $22.45 + $10 = $44.70</p>
<p>ehhhhh&#8230;&#8230;., masih ada fee eBay + fee PayPal sekitar $5, jadi $44.70 + $5 = $49.70 = $50</p>
<p>Buset, dari satu tas jadinya ngambil untung $10, padahal dari transaksinya $60, potongan dimana-mana, hahahaha</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.munggaran.com/2009/11/04/ualan-yang-aneh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Virus Akal Budi</title>
		<link>http://www.munggaran.com/2009/07/14/virus-akal-budi/</link>
		<comments>http://www.munggaran.com/2009/07/14/virus-akal-budi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2009 09:37:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eldi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Article]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnal]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.munggaran.com/?p=171</guid>
		<description><![CDATA[Hari minggu kemarin, saya sempat jalan-jalan di Pasar Festifal, niatnya mau creambath karna rambut saya yang gondrong ini jadi jelek kalau belum dikasih gingseng. Karena stylist yang biasa megang saya lagi megang orang lain, jadinya saya nunggu sambil jalan-jalan muterin tu pasfes trus nemu buku lama, judulnya &#8220;Awas! Virus AkalBudi&#8221; GANAS (JANGAN BACA!). Begitu judulnya, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p style="text-align: justify;">Hari minggu kemarin, saya sempat jalan-jalan di Pasar Festifal, niatnya mau creambath karna rambut saya yang gondrong ini jadi jelek kalau belum dikasih gingseng. Karena stylist yang biasa megang saya lagi megang orang lain, jadinya saya nunggu sambil jalan-jalan muterin tu pasfes trus nemu buku lama, judulnya &#8220;Awas! Virus AkalBudi&#8221; GANAS (JANGAN BACA!). Begitu judulnya, ga banget yak, masak buku dilarang baca, hahaha, pinter-pinteran aja yg ngarangnya biar penasaran kali ya.</p>
<p style="text-align: justify;">Buku ini mengisahkan tentang memetika yang berdifusi (ngumpul) dan disebut akalbudi. Analoginya misalkan badan manusia yang terdiri dari tulang kering, daging, kulit,  otot, darah, kalau dibungkus = dinamakan kaki, nah&#8230;.. memetika itu bagian-bagian dari pikiran yang berdifusi sehingga membentuk akalbudi manusia. Contohnya misalkan minuman Coca-Cola menggunakan slogan &#8220;Berpikir Positif !&#8221;, kemudian slogan itu ditempel dimana-mana sehingga menyebabkannya menjadi sebuah meme asosiasi yang membuat orang kalau teringat kalimat &#8220;berpikir positif&#8221; akan teringat pada Coca-Cola. Dan pikiran ini sifatnya menular dari individu ke individu, dimana gabungan-gabungan meme yang ada pada manusia bisa mengakibatkan dampak yang tidak selalu positif, semisal apabila saya ditawari minuman di restoran yang satu warnanya hijau ntah apa dan satulagi hitam bersoda dan kalengnya warna merah, maka saya memiliki kecenderungan untuk memilih yang hitam secara tidak sadar itu karena mirip Coca-Cola. Kalau kita masih memahami mengapa kita bisa memiliki keinginan untuk A atau B, bisa menjelaskan memetika &#8220;mengapa&#8221;, artinya kita masih dalam posisi mengontrol diri kita. Nah&#8230;.., buku ini mengajarkan cara kita memahami bahkan mengontrol pikiran kita sehingga bisa memilah-milah mana yang baik untuk kita, mengapa A begitu menarik perhatian dan mengapa B sepertinya malas untuk dikerjakan.</p>
<p style="text-align: justify;">Buku ini cukup lengkap menjelaskan cara bagaimana pikiran kita diprogram secara tidak sadar oleh Virus AkalBudi, memahaminya, dan memberikan tips cara memprogram ulang pikiran kita supaya bisanya tidak ikut-ikutan saja.</p>
<p>Cover :</p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 170px">
	<img title="Buku - Virus AkalBudi" src="http://www.gramediashop.com/images/preview/9789799100283.jpg" alt="Buku - Virus AkalBudi" width="170" height="275" />
	<p class="wp-caption-text">Buku - Virus AkalBudi</p>
</div>
<p style="text-align: justify;">Buku ini terjemahan dari Richard Brodie yang berjudul &#8220;Virus of The Mind&#8221;, merupakan best seller di Amazon, penulisnya merupakan author dari aplikasi Microsoft Word, Chairman-nya Bill Gates, pantas saja bagus.</p>
<p>Buku ini di Gramedia harganya 45 ribuan, tapi kemarin saya beli karena cuci gudang jadi cuman 15 ribu saja, hoki euy <img src='http://www.munggaran.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.munggaran.com/2009/07/14/virus-akal-budi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lari dari cobaan</title>
		<link>http://www.munggaran.com/2009/05/29/lari-dari-cobaan/</link>
		<comments>http://www.munggaran.com/2009/05/29/lari-dari-cobaan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 May 2009 01:28:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eldi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jurnal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.munggaran.com/?p=165</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin sore, tepat jam 14:30 saya turun dari kantor GSJ untuk pulang ke kantor SS1, jadwal mobil shuttle di Chevron saya lihat terpajang di dinding ruangan kerja ada 2 mobil available, dan saya segera meluncur karena takut ketinggalan. Saya sempat mampir ke tandas sebelum akhirnya sampai di lobby. Kemudian saya tanyakan ke security lobby apakah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p style="text-align: justify;">Kemarin sore, tepat jam 14:30 saya turun dari kantor GSJ untuk pulang ke kantor SS1, jadwal mobil shuttle di Chevron saya lihat terpajang di dinding ruangan kerja ada 2 mobil <em>available</em>, dan saya segera meluncur karena takut ketinggalan.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya sempat mampir ke tandas sebelum akhirnya sampai di lobby.</p>
<p style="text-align: justify;">Kemudian saya tanyakan ke security lobby apakah Shuttle ke SS1 masih dibawah atau sudah berangkat, dan mereka serempak bilang &#8220;sudah&#8230;, tadi sudah lewat&#8221;, yah&#8230;&#8230;&#8230;, memang salah saya juga kurang mengambil ancang-ancang lebih awal (sambil memandang jam tangan yang menunjukan pukul 14:40, 10 menit terlambat)</p>
<p style="text-align: justify;">Mau tidak mau saya ke SS1 menggunakan busway, tanpa banyak pikir saya menerima kesalahan, yaaaa memang salah saya koq, saya terima, anggap saja ini pelajaran untuk mengambil ancang-ancang yang tidak terlalu mepet kalau mau naik shuttle, menunggu 5 menit lebih baik daripada ketinggalan&#8230;&#8230;, begitulah omong-omongan yang muter di kepala saya.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8230;&#8230;, berangkatlah saya menuju halte busway terdekat.</p>
<p style="text-align: justify;">eeeehh&#8230;.., diperjalanan menuju ke halte busway, sekononyong-konyong mobil shutte menyalip saya yang sedang berjalan&#8230;., HAH !!??, KATANYA SUDAH JALAN ?????, waduh&#8230;&#8230;., gimana sih tu security ???, ah, ga bener nih, !@$@#%^&amp;$^*&amp;%*($%#@$@#</p>
<p style="text-align: justify;">Saya sempat berpikir untuk mengetuk pintu mobil shuttle yang sedang berhenti di lampu merah, jarak antara shuttle dan saya hanya 6 langkah saja&#8230;, ya memang saya bisa naik, tapi ini tidak aman dan saya yakin di SOP Chevron hal ini akan menimbulkan pertanyaan berhubungan dengan safety, bukan hanya saya yang akan dipertanyakan, tapi supirnya, dan mungkin penumpang lain juga.</p>
<p style="text-align: justify;">Sepanjang jalan menuju halte busway, di pikiran saya menggerutu kesal&#8230;&#8230;., security sok tahu, inilah, itulah, dari mulai memaki sampai menyumpah berputar di pikiran saya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sesampainya di halte busway, saya beli tiket Rp 3.500, masuk, dan mengantri sambil panas-panasan, yang membuat saya lebih menggerutu lagi&#8230;&#8230;., panas, kesal, dan capek.</p>
<p style="text-align: justify;">Oke, marah saya sudah selesai, saya sudah ada di bus, bergelantungan dengan penumpang lain, saat itu penumpangnya tidak padat, tapi tidak ada bangku kosong, saya duduk menghadap kiri, melihat sepanjang jalan Thamrin, Sudirman&#8230;&#8230;..</p>
<p style="text-align: justify;">Di sepanjang jalan Thamrin dan Sudirman, saya lihat jalurnya begitu padat, macet, sementara bus ini kan jalannya khusus, tanpa macet, meski hanya berhenti sebentar-sebentar di tiap halte&#8230;., wah&#8230;&#8230;, ada positifnya juga saya naik busway, coba kalau saya tadi naik shuttle, pastinya kejebak macet, membosankan.</p>
<p style="text-align: justify;">Saat itu saya jadi malu hati, saya telah melupakan Tuhan, saya tidak mengira kalau semua cobaan ini sebenarnya baik untuk saya, saya seharusnya merasa beruntung tidak naik Shuttle, ini semua petunjuk yang dibungkus bersama cobaan untuk tidak mengotori pikiran saya dengan gerutuan &amp; makian, merelakan apa yang sudah terjadi, dan berpikir kedepan sajalah.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya sempat berpikir kalau saya naik shuttle, apa yang akan terjadi ???, ya palingan saya menggerutu juga karna macet &amp; berpikir kenapa tidak naik busway saja ya&#8230;&#8230;, HahAHahAHahHA !, saya menertawakan diri saya sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Ini adalah pelajaran, dilain waktu kalau ada kejadian yang tidak menyenangkan lagi, saya seharusnya cenderung untuk berpikir kalau ini adalah petunjuk, cobaan, dan saya harus berpikir positif bahwa Tuhan selalu memberikan jalan terbaik. Dan supaya saya tidak lupa Tuhan, saya menyadari akan pentingnya ber-dzikir, menjaga hati saya supaya tidak kosong, liar mengambang dengan gerutuan-gerutuan yang saya sesalkan sudah mengotori pikiran saya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.munggaran.com/2009/05/29/lari-dari-cobaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Si Sophie ngadat</title>
		<link>http://www.munggaran.com/2009/02/07/si-sophie-ngadat/</link>
		<comments>http://www.munggaran.com/2009/02/07/si-sophie-ngadat/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Feb 2009 13:49:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eldi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bingung]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.munggaran.com/?p=107</guid>
		<description><![CDATA[Komp gue, si Sophie, udah dari 4 hari yang lalu punya masalah aneh. Pasalnya kalo gw buka Delphi, trus compile, munculnya jadi memory error. Loh-loh kenapa nih ???, apa karena minggu lalu gue upgrade prosesor ???, ah tapi masak iya ?????, ataukah karena ada 1 komponen Delphi yang baru aja diupdate, trus jadi ga bisa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p style="text-align: justify;">Komp gue, si Sophie, udah dari 4 hari yang lalu punya masalah aneh. Pasalnya kalo gw buka Delphi, trus compile, munculnya jadi memory error. Loh-loh kenapa nih ???, apa karena minggu lalu gue upgrade prosesor ???, ah tapi masak iya ?????, ataukah karena ada 1 komponen Delphi yang baru aja diupdate, trus jadi ga bisa compile ?</p>
<p style="text-align: justify;">Bingung banget selama 4 hari itu, udah nyoba install ulang Delphi, install ulang komponennya (dites satu per satu bok !!!), bahkan sampe install ulang windows, buset demiiii, demi si Sophie supaya wus wus lagi.</p>
<p style="text-align: justify;">Anehnya pas gue kopi project delphi gw ke Joanna (nama laptop gue), bisa-bisa aja jalan, soalnya gw sempet mikir apa karna filenya corrupt atau rusak, eh ternyata engga tuch, di Joanna lancar-lancar aja.</p>
<p style="text-align: justify;">Sabtu pagi tadi pusing deh jadinya, biasa jadwal ngoprek-ngoprek Delphi malah buka-buka laci CD untuk nginstall driver-driver buat install ulang Windows, trus&#8230;&#8230; dikira pas udah install ulang bakal beres, ehhhhhhh ternyata masih begitu juga !!!!, pusing 17 keliling gila ah&#8230;&#8230;, kenapa nih si Sophie ???!!!, gue sampe sempet nyesel udah upgrade prosesor, soalnya sekarang pake AMD, dulu pakenya Intel, aaaaaaaaaaaaaaaaah</p>
<p style="text-align: justify;">Trus, gw coba pindahin file project dari harddisk D: ke C:, kali aja salahnya di harddisk, dan&#8230;&#8230;. BISA !!!</p>
<p style="text-align: justify;">Anjir !!!!, harddisknya jebol !!!!!, danger toeeeeeeet-toeeeeeeetttttttttt, MAYDAY-MAYDAY !!!!, langsung gw chkdsk tu D: , banyak yang error ternyata !, bujug lost cluster segambreng !, ini pasti harddisknya rusak secara fisik pas diangkut, digoyang-goyang ke toko buat upgrade kemaren.</p>
<p style="text-align: justify;">Akhirnya gue pindahin dulu ke C: semua yang bisa diselametin, ini&#8230;.., sekarang lagi mindahin 320 giga, set dah !!!, kerjaan gue ada disitu semua</p>
<p>mammaaaaaa !!!!!!!</p>
<p style="text-align: justify;">mendingan lah,  di Joanna ada backupan-nya meski versi proyek  yang gw kerjain bukan yang paling baru, yaaa paling engga ada backupan lah&#8230;&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">ada-ada aja nih, emang udah waktunya pasang RAID, urusannya $$$ nih, ga main-main.</p>
<p style="text-align: justify;">ada ga yah NAS yang RAID ???, pengen beli NAS, tapi takut rusak ya tetep ajeeeeeeeeee donk.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.munggaran.com/2009/02/07/si-sophie-ngadat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kerampokan di Bis pagi ini</title>
		<link>http://www.munggaran.com/2009/02/02/kerampokan-di-bis-pagi-ini/</link>
		<comments>http://www.munggaran.com/2009/02/02/kerampokan-di-bis-pagi-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Feb 2009 02:09:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eldi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jurnal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.munggaran.com/?p=105</guid>
		<description><![CDATA[Niatnya mau ngantor pagi-pagi, udah siap jam 6, tapi ujan gede banget, mau bawa motor keujanan, ya udah deh, akhirnya naek Bis 66 di Pasar Festival. Karena cuaca yang hujan angin bikin lembab itu, saya ngerasa nguantuk banget di bis, kemudian saya tidur-tidur ayam sambil meluk tas yang isinya laptop, dompet, henpon, dll pokoknya bisa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p style="text-align: justify;">Niatnya mau ngantor pagi-pagi, udah siap jam 6, tapi ujan gede banget,</p>
<p style="text-align: justify;">mau bawa motor keujanan,</p>
<p style="text-align: justify;">ya udah deh, akhirnya naek Bis 66 di Pasar Festival.</p>
<p style="text-align: justify;">Karena cuaca yang hujan angin bikin lembab itu, saya ngerasa nguantuk banget di bis, kemudian saya tidur-tidur ayam sambil meluk tas yang isinya laptop, dompet, henpon, dll pokoknya bisa dibilang ampir seperempat harta saya ada disitu&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;">Pas mau turun di jembatan Ratu Plaza, saya berdiri dari kursi, menuju pintu bagian depan, saya tidak turun dari pintu belakang supaya posisinya lebih dekat ke jembatan&#8230;.<br />
<span id="more-105"></span><br />
pas di bangku paling depan, saya dihadang seseorang yang menanyakan &#8220;Mas, Blok-M belum sampe ya ??&#8221;, dan saya jawab &#8220;&#8230;belom, masih terus&#8221;, kemudian saya turun dari bis.</p>
<p style="text-align: justify;">&lt;&#8230;&#8230;&#8230;..&gt;</p>
<p style="text-align: justify;">Pas turun dari bis, saya tersadar kalau tas bagian depan saya terbuka !!!, saya raba dan coba periksa dengan cepat dompet, henpon saya RAIB !!!, seketika saya langsung NAIK LAGI KE BIS ITU !!!,</p>
<p style="text-align: justify;">Saya langsung cari orang yang tadi saya curigai, sempat-sempatnya menanyakan arah Blok-M, saya langsung teriak &#8220;DOMPET GUA AMA HENPON GUA LU AMBIL !!!, BALIKIN !!!&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">sekonyong-konyong orang-orang dibelakang saya bilang &#8220;&#8230;. dibelakang mas, orangnya tadi lari udah turun lari&#8230;&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Tapi saya tidak serta merta percaya, sebab saya yakin ketika saya berdiri dari bangku, resleting masih tertutup dan begitu saya turun resleting sudah terbuka (barang-barang raib)</p>
<p style="text-align: justify;">Kemudian saya langsung memegang erat tangan orang yang saya curigai sambil bilang &#8220;LU IKUT SAMA GUA !, KE KANTOR POLISI !!!, BUAT BIKIN LAPORAN !!!, CEPET TURUN !, IKUT GUA !!&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">dia menjawab &#8220;ga mau mas&#8230;, ga mau saya ke kantor polisi&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">anehnya&#8230;.<br />
tiba-tiba dia menunjuk &#8220;itu barang kamu didepan, jatuh tu !, tadi kamu ngejatuhin !!!&#8221;<br />
dan saya lihat didepan itu ada henpon, dompet, dan expressCard laptop !<br />
(saya curiga barang itu dijatuhkan oleh temannya yang didepan karena berpikir perampokan ini sudah suram dan ketahuan)</p>
<p style="text-align: justify;">tanpa banyak basa-basi langsung saya ambil barang saya, memasukannya kedalam tas, menyeletingnya dengan pasti, dan kembali ke orang semua, untuk saya tarik keluar bis&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">dalem hati saya ngomong</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;saya pernah 2x resleting tas tidak tertutup dan belum pernah barangnya keluar secara spesifik dompet, henpon dan expressCard Laptop&#8221;, dan didalem hati saya teriak &#8220;GILA NIH, GUE DIDALEM BIS YANG ISINYA KOMPLOTAN RAMPOK !!!!, YES !!!!!, UDAH LAMA KAGA NGASAH TANGAN GUA !!!!&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">SAYANGNYA&#8230;&#8230;&#8230;.<br />
kenek bis buru-buru narik tangan dan bilang &#8220;UDAH !!!, KELUAR !, KELUAR !!, KELUAR LU !!!, CEPET !!!&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">saya kebingungan, kenapa kenek bis ikuti-ikutan ???!!, kemudian saya ditarik paksa dan diturunkan dia setelah berusaha keras untuk tetap di bis&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;">SIAL !!!, RAMPOKNYA KABUR !!!, BANGSATTT !!!, AWAS kalo sampe ketemu lagi, langsung gua hajar !!!!, biar mampus masuk bui lu !</p>
<p style="text-align: justify;">tanpa pikir panjang, saya berlari ke arah jembatan, disitu saya bertemu dengan seseorang yang bertanya &#8220;Eh, tadi gimana lu ?, diapain lu ?, ga apa-apa ???&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">?????????????<br />
sialan, berarti emang rampoknya udah rapih banget, sampe penumpang lain disuruh turun !!!</p>
<p style="text-align: justify;">saya jawab : &#8220;bangsat tadi ngambil barang gue, sial gue dipaksa ditarik turun keneknya !&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;wah ga napa-napa lu ?&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;engga&#8230;, barang udah balik&#8230;.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Di tangga itu, saya berpikir mungkin si kenek itu maksudnya baik, dia tahu di tikungan depan jalan ke arah blok-m bakal sepi, dan entah apa yang terjadi kalau saya terus di bis itu pastinya saya kalah jumlah dikeroyok&#8230;&#8230;&#8230;., yah sudahlah toh barang saya sudah balik semua&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">tapi saya masih ingat tampang rampoknya, masih saya ingat, kalau ketemu lagi pasti saya bikin perhitungan&#8230;..</p>
<p style="text-align: justify;">&#8230;..kemudian di Tangga itu saya bertemu Allan, satu tim IT di kantor, ceritalah saya sama dia.</p>
<p style="text-align: justify;">dan sesampainya di Kantor, saya checkup badan saya, ada luka bekas silet di tangan kanan, sepertinya dia berhasil melakukan hipnotis karena saya memang merasa ada semacam black-out tepat ketika saya duduk dari kursi dan turun dari bis.</p>
<p style="text-align: justify;">gila, segitu niatnya mau ngerampok orang&#8230;&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8230;&#8230;..akhir dari catatan gue.<br />
Februari 02, 2009.</p>
<p style="text-align: justify;">ps. besok-besok mending naek motor pake jas ujan aja.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.munggaran.com/2009/02/02/kerampokan-di-bis-pagi-ini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lebaran 2008</title>
		<link>http://www.munggaran.com/2008/10/03/lebaran-2008/</link>
		<comments>http://www.munggaran.com/2008/10/03/lebaran-2008/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Oct 2008 20:28:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eldi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jurnal]]></category>
		<category><![CDATA[lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[mudik]]></category>
		<category><![CDATA[putus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.munggaran.com/?p=67</guid>
		<description><![CDATA[Lebaran tahun ini saya habiskan di kampung, banyak yang berubah juga yah di Puncak-Cipanas-Cianjur. Mulai dari bermunculan restoran baru, pasar baru (lebih cocok dibilang dipindah karena yang lama kebakaran), sampai orang-orang yang dulu saya kenal terlihat diupgrade dengan wajah dan penampilan baru pula. Ada yang bawa gandengan, malah sampe ada yang punya momongan, dan yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p style="text-align: justify;"><img class="alignleft" style="margin: 10px; float: left;" src="http://lh5.ggpht.com/munggaran/SOUf0vo5KfI/AAAAAAAAAd0/ohMXZYoaDeo/s144/di%20perkebunan%20teh.JPG" alt="" width="96" height="144" />Lebaran tahun ini saya habiskan di kampung, banyak yang berubah juga yah di Puncak-Cipanas-Cianjur. Mulai dari bermunculan restoran baru, pasar baru (lebih cocok dibilang dipindah karena yang lama kebakaran), sampai orang-orang yang dulu saya kenal terlihat diupgrade dengan wajah dan penampilan baru pula. Ada yang bawa gandengan, malah sampe ada yang punya momongan, dan yang sering ditanyain tuh : &#8220;eh el, undangannya kapan ?&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Udah sebulan puasa, terasa banget ada yang beda, jelaslah karena hari ini hari kemenangan, hawa-nya pun pasti beda.</p>
<p style="text-align: justify;">Di hari ke-dua lebaran, saya ditelpon sama Eka, katanya minta putus, dan hati saya engga pikir panjang, ikhlas saja bilang &#8220;ya sudah&#8221;, dan ketika saya tanya alasannya, saya bingung menyimpulkan apakah dia hypergami ataukah saya yang kurang ngasih perhatian, well intinya dia suka sama cowo lain. Dengan ini sudah 2x saya ditinggalin cewe dengan alasan yang sama, dan 2x pula saya disaranin sama temen saya untuk datengin cowo buat dihajar. Wah&#8230;&#8230;. itu sih bukan gaya saya, saya mah easy going ajaaaah.</p>
<p style="text-align: justify;">Bulan lalu saya berhenti bekerja, bulan ini saya berhenti berhubungan sama seseorang, dan bulan depan mungkin saya berhenti hidup karena udah sanking kangennya sama Tuhan.</p>
<p style="text-align: justify;">hmm&#8230;&#8230;&#8230;., Apalagi yah ?</p>
<p style="text-align: justify;">Btw, disini sepanjang hari di rumah nenek, kerjanya makan/minum, terima tamu, salam-salaman, trus ngobrol-ngobrol panjang lebar, ketawa-ketiwi, ya gitu-gitu deh. Anehnya pas cek timbangan, berat badan tetep aja segitu-segitu, padahal saya yakin tadi makannya tiga piring dan belom termasuk kue di lemari yang toplesnya engga bisa dihitung pake jari tangan ditambah jari kaki.</p>
<p style="text-align: justify;">Oh iya, mau sekalian bagi-bagi pengalaman pake Telkomsel Flash di kampung saya, ternyata payah banget, mendingan XL yang dulu. Koneksi Telkomsel Flash betul-betul lambat, sering putus dan gagal terhubung. Ini aja ngeblog setengah mati ngisi-ngisinya, sampe mati-idupin lebih dari 10x.</p>
<p style="text-align: justify;">Jujur aja sih, sebenernya saya kangen sama komputer di Jakarta, dengan kursi malasnya yang pewe banget, WIH !, jadi pengen berangkat !!!!!, termasuk FastNet yang sempet saya tinggal dengan 9827638632 buah torrent untuk didownload dengan harapan pas nanti balik ke Jakarta udah beres semua, hahahaha.</p>
<p style="text-align: justify;">oke deh, uda pagi nih, buset keasyikan nulis, cao dulu ah&#8230;&#8230;..</p>
<p>Minal Aidzin Walfa Idzin 1429H<br />
Mohon maaf Lahir dan Batin</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.munggaran.com/2008/10/03/lebaran-2008/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menjadi tambah baik ketika orang lain bermasalah</title>
		<link>http://www.munggaran.com/2008/09/11/menjadi-tambah-baik-ketika-orang-lain-bermasalah/</link>
		<comments>http://www.munggaran.com/2008/09/11/menjadi-tambah-baik-ketika-orang-lain-bermasalah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Sep 2008 18:06:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eldi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jurnal]]></category>
		<category><![CDATA[kreatifitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.munggaran.com/?p=62</guid>
		<description><![CDATA[Kedengarannya lucu, tapi kalau mau jujur sih begitulah kenyataannya&#8230;. Terus terang, kreatifitas yang saya dapet bisa dibilang 99% turun karena ada masalah orang lain, semisal berbicara mengenai kreatifitas itu sendiri, saya sempet ditanya &#8220;kenapa sih orang bisa engga kreatif ?&#8221; Jawabannya tiba-tiba begitu saja ada di kepala&#8230;&#8230;.., kalau orang itu pada awalnya sejak lahir memang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p style="text-align: justify;">Kedengarannya lucu, tapi kalau mau jujur sih begitulah kenyataannya&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;">Terus terang, kreatifitas yang saya dapet bisa dibilang 99% turun karena ada masalah orang lain, semisal berbicara mengenai kreatifitas itu sendiri, saya sempet ditanya &#8220;kenapa sih orang bisa engga kreatif ?&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Jawabannya tiba-tiba begitu saja ada di kepala&#8230;&#8230;.., kalau orang itu pada awalnya sejak lahir memang sudah punya jiwa kreatif, dengan memiliki opini &#8220;wah itu bagus !&#8221;, &#8220;eh dia cantik yah !&#8221;, itu adalah bibit dari kreatifitas .<span id="more-62"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Masalahnya ketika orang itu bilang &#8220;Wah itu bagus !&#8221;, disebelahnya ada orang lain yang bilang &#8220;Ah Jelek !, Norak !, apaan tuh ??!!!!&#8221;, tinggal ke arah mana si orang pertama menarik keputusan tentang objek yang dia lihat, apakah tetap &#8220;Wah bagus&#8221;, atau ikut-ikutan bilang jelek. Semakin kita membenarkan suara hati kita, dia akan &#8220;semakin berbicara&#8221;, dan semakin kita men-tidak-setujukan suara hati kira, dia akan &#8220;semakin diam&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Hal ini tidak disadari akan membuahkan kesadaran, kalau kita sering meng-IYA-kan hati kita tanpa pertimbangan (tiap nemu yang bagus, peduli setan apa kata orang), nantinya pada suatu waktu kita akan di-cap manusia tidak sopan, tapi kalau kita berusaha untuk bohong dan mengatakan apa yang orang ingin dengar, kita sudah tidak jujur pada diri sendiri. Saya sempat mengambil jalan tengah dengan mengatakan &#8220;kalau menurut kamu bagus sih oke, tapi menurut saya kurang oke&#8221;, YAP !, problem terselesaikan, tapi apakah kamu bisa menjelaskan sesuatu ini bagus atau jelek pada saat itu kalau ditanya &#8220;emang kenapa ?&#8221;, terkadang saya sendiri tidak bisa menjelaskan sesuatu itu bagus atau jelek&#8230;&#8230;, bagus ya bagus, jelek ya jelek, itu seperti sebuah cita-rasa, bukan hal yang bisa didefinisikan, analoginya mirip dengan &#8220;kenapa kamu suka makan pempek dan batagor ???&#8221;, wah bingung jawabnya&#8230;&#8230;., ya suka aja&#8230;&#8230;., akhirnya ya begitulah rata-rata jawaban yang saya kasih ke orang lain (sambil orangnya bilang &#8220;wew&#8221;, trus ngeloyor pergi&#8230;..)</p>
<p style="text-align: justify;">Terhitung udah 10 hari gw freelancing kerja di rumah (baca : semi penggangguran <img src='http://www.munggaran.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  ), &#8220;bertapa&#8221; untuk meyakinkan bahwa kreativitas adalah jiwa penggerak dari dunia ini, dan keseimbangannya merupakan keberhasilan yang berarti bisa mengatakan pendapat kita, menghormati pendapat orang lain, dan memahami mengapa bisa begitu</p>
<p style="text-align: justify;">Apa-apa yang saya cari tidak pernah ada di buku, siapa yang mau menuliskan kreatifitas di dalam buku, besoknya bisa jadi diklaim&#8230;&#8230;, secara abusive(disalahgunakan), dipatenkan, dibikin supaya UUD (Ujung-Ujunganya DUIT !), saya engga suka hal itu, saya menginginkan kedamaian pikiran, karena menurut saya pikiran terkadang bisa di analogikan seperti benda&#8230;.., misalnya privasi, semua orang butuh privasi, semua orang punya privasi, masing-masing punya privasi, cobalah untuk mengganti kata &#8220;privasi&#8221; dengan handphone, kamu akan mengerti kalau pikiran kadang memiliki filosofi yang sama dengan benda, singkatnya : kalo kamu lagi nelpon pake henpon, apa rasanya ketika henpon itu tiba-tiba diambil orang ?, begitulah privasi&#8230;&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;">Kadang saya mikir, emang apa salahnya kalo ujung-ujungnya duit ???, well&#8230;&#8230;, saya belom nemuin alasan yang tepat selain : &#8220;kalo saya terkenal, nanti ga bisa lagi nongkrong pake sendal jepit di warteg lagi donk&#8221;, terus terang ini alasan yang paling jujur, bener koq (kecuali kata &#8220;warteg&#8221;-nya) hahahahaha</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.munggaran.com/2008/09/11/menjadi-tambah-baik-ketika-orang-lain-bermasalah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Development Tools Apa ?</title>
		<link>http://www.munggaran.com/2008/08/08/development-tools-apa/</link>
		<comments>http://www.munggaran.com/2008/08/08/development-tools-apa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Aug 2008 07:02:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eldi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jurnal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.munggaran.com/?p=55</guid>
		<description><![CDATA[Untuk memulai bisnis, gue butuh Development Tools yang cocok buat gue, beberapa kriteria yang gw perlu sbb : Bisa multiplatform Punya database built-in Bisa dihubungkan dengan database server dedicated Control collection / Component yang banyak Harganya yang oke Berikut tools yang sekiranya bisa gw beli kalo disanding sama plus minus diatas : Tools Framework DB-built-in [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Untuk memulai bisnis, gue butuh Development Tools yang cocok buat gue, beberapa kriteria yang gw perlu sbb :</p>
<ul type="disc">
<li>Bisa multiplatform</li>
<li>Punya database built-in</li>
<li>Bisa dihubungkan dengan database      server dedicated</li>
<li>Control collection / Component yang      banyak</li>
<li>Harganya yang oke</li>
</ul>
<p>Berikut tools yang sekiranya bisa gw beli kalo disanding sama plus minus diatas :<span id="more-55"></span></p>
<table style="text-align: center;" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="95" valign="top">
<p align="center"><strong>Tools</strong></p>
</td>
<td width="112" valign="top">
<p align="center"><strong>Framework</strong></p>
</td>
<td width="100" valign="top">
<p align="center"><strong>DB-built-in</strong></p>
</td>
<td width="75" valign="top">
<p align="center"><strong>DB-CS</strong></p>
</td>
<td width="137" valign="top">
<p align="center"><strong>3rd Party Collection Control / Support</strong></p>
</td>
<td width="77" valign="top">
<p align="center"><strong>Price</strong></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="95" valign="top">Delphi 2007</td>
<td style="text-align: center;" width="112" valign="top">Win32</p>
<p style="text-align: center;">. NET</p>
</td>
<td width="100" valign="top">BDE</td>
<td width="75" valign="top">Yes</td>
<td width="137" valign="top">Banyak Banget</td>
<td width="77" valign="top">$900</td>
</tr>
<tr>
<td width="95" valign="top">Visual Studio .NET 2007</td>
<td style="text-align: center;" width="112" valign="top">.NET</td>
<td width="100" valign="top">MsAccess</td>
<td width="75" valign="top">Yes</td>
<td width="137" valign="top">Banyak</td>
<td width="77" valign="top">$850</td>
</tr>
<tr>
<td width="95" valign="top">Realbasic 2008</td>
<td style="text-align: center;" width="112" valign="top">Win32</p>
<p>Linux</p>
<p style="text-align: center;">Mac</p>
</td>
<td style="text-align: center;" width="100" valign="top">RealSQL</td>
<td style="text-align: center;" width="75" valign="top">Yes</td>
<td style="text-align: center;" width="137" valign="top">Nonggeng</td>
<td style="text-align: center;" width="77" valign="top">$500</td>
</tr>
<tr>
<td width="95" valign="top">Java</td>
<td width="112" valign="top">Java VM</td>
<td width="100" valign="top">XML</td>
<td width="75" valign="top">Yes</td>
<td width="137" valign="top">Kaga tahu</td>
<td width="77" valign="top">Gratis</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Ini nih yang bikin pusing, selama ini gue develop pake Delphi, abisnya gampang, cepat, dan punya kontrol yang praktis-praktis. Beda sama VB .NET yang butuh framework segala (VB6 Native Win32 udah engga disupport sama Microsoft lagi).</p>
<p style="text-align: justify;">Realbasic, bagus tuh, kode yang dihasilkannya bisa jadi pure Native (engga perlu nginstall framework lagi) bisa running di Win32, Linux, Mac. Mantep banget !.</p>
<p style="text-align: justify;">Java ?, wah nehi deh, lambat banget hasilnya, udah gitu bahasanya njelimet banget, engga manusiawi kurang praktis. Kalo mau naro tombol di Delphi tuh ada komponen Button dan BitButton yang bedanya si Button engga bisa dikasih gambar, sedangkan kalo di Java ibaratnya ada banyak button yang punya nama beda-beda tapi fungsinya sama aja, yang dibedain karna paketnya, itulah yang bikin pusing.</p>
<p>Jadi ?, yang mana donk ?</p>
<p style="text-align: justify;">Sempet gue denger berita dari mailing-list Delphi di yahoogroups, mereka bilang kalo CodeGear bakalan ngeluarin Delphi versi baru dengan code name Commodore pada tahun 2009, beberapa fitur kecilnya udah dibocorin, termasuk desas-desus kalo Delphi Commodore bakalan support multiplatform !, widih gile !, jadinya kayak Realbasic donk ???, tapi yang pasti bakalan lebih powerfull dari Realbasic karena dukungan 3rd Party Delphi sangat-sangat banyak !!!. Masalahnya apakah dia akan mengeluarkan sejenis framework juga ?, ataukah akan beneran kayak Realbasic yang sifatnya native ???, membingungkan memang&#8230;&#8230;, soalnya engga semua objek di tiap operating system bisa disamakan donk, semisal di Linux mana ada namanya registry ama quicklaunch, language bar, dll.</p>
<p style="text-align: justify;">So, sementara ini gue stay di Delphi dulu deh, biarin pangsa pasarnya masih di para pengguna Windows dulu, selebihnya kalo positif si CodeGear ngeluarin Commodore yang bisa produce native code for every operating system, barulah gw beli tuh, tapi kalo engga&#8230;&#8230;., ya liat entar, wakakakakakaka. Kalo penjualan lancar = stay, tapi kalo gempor = pindah ke Realbasic biar pasar lebih luas.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.munggaran.com/2008/08/08/development-tools-apa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bussinessman deh&#8230;</title>
		<link>http://www.munggaran.com/2008/08/07/bussinessman-deh/</link>
		<comments>http://www.munggaran.com/2008/08/07/bussinessman-deh/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Aug 2008 11:23:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eldi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jurnal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.munggaran.com/?p=54</guid>
		<description><![CDATA[(ini lanjutan dari jurnal gw sebelomnya) Jadinya positip nih gue mau jadi bussiness man. Gue coba untuk merangkai perencanaan dari awal, ibaratnya filosofinya lah, supaya dunia yang udah suram dan butek ini jadi keliatan burem, dan berharap yang burem ini dikit-dikit keliatan bayangannya (sukur-sukur jadi bersih kinclong), bwahahaha, teori aje gue, banyak bacot ye, skip [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p><a href="http://www.munggaran.com/?p=53">(ini lanjutan dari jurnal gw sebelomnya)</a></p>
<p>Jadinya positip nih gue mau jadi bussiness man.</p>
<p style="text-align: justify;">Gue coba untuk merangkai perencanaan dari awal, ibaratnya filosofinya lah, supaya dunia yang udah suram dan butek ini jadi keliatan burem, dan berharap yang burem ini dikit-dikit keliatan bayangannya (sukur-sukur jadi bersih kinclong), bwahahaha, teori aje gue, banyak bacot ye, skip aja dah yang ini, let&#8217;s get to bussiness&#8230;&#8230;.</p>
<p>Okey, gue mulai dari sisi latar belakang dulu deh, modal yang gw punya, hmmmmm&#8230;&#8230;, dari yang engga keliatan sama yang keliatan<span id="more-54"></span></p>
<p>Modal engga keliatan :</p>
<ul>
<li style="text-align: justify;">Pengetahuan<br />
Yang gue tahu selama ini sih engga jauh-jauh dari pemrograman, analisa data, reporting, management IT (se-upil), dan teori-teori lucu selebihnya sih pajangan doank, yaaa masak gue mau masukin pengetahuan tentang main musik dan cara bikin puisi untuk bisnis ?, emangnye gue penulis novel??, wahahahah, oke oke, tapi setidaknya gue udah jujur sama diri sendiri kalo beberapa pengetahuan gue engga nyambung, dan hanya sebagai penyeimbang otak lah.</li>
<li style="text-align: justify;">Pengalaman<br />
Dari semenjak kerja, gue udah pernah terlibat implementasi proyek, dari mulai pengembilan kebutuhan data, analisa, pembuatan prototipe aplikasi, coding, testing, QC (Quality Control), sampe ujung-ujungnya presentasi, closing (istilah serah terima engga penting supaya duitnya diterima wakakakak), dan akhirnya maintenance (support). Selebihnya, apaan yak ???, kalo jalan-jalan ke Mall &#8216;n Nonton 21 termasuk pengalaman kaga ye ?.</li>
<li style="text-align: justify;">Bahasa<br />
Waduh-waduh, ini nih yang gue ampe sekarang suka heran. Kalo skill gue mau diurutin sih jadinya Indonesia &gt; Sunda &gt; Inggris &gt; Jepang. Yang gue rasain sih skillnya engga stabil, kadang kalo lagi ngomong inggris tiba-tiba engga bisa ngomong indonesia, dan kalo lagi ngomong jepang jadi nyambung ke sunda, ya gitu deh, efek dari tahu 4 bahasa = stress.</li>
</ul>
<p>Modal keliatan :</p>
<ul>
<li style="text-align: justify;">Komputetr PC<br />
Sukurlah si Sophie = nama komp kesayangan gue yang sudah banyak melewati aral dan rintangan dari semenjak SMP ini berhasil gue selematkan dari mara bahaya. Casingnya udah sempet kena coret-coret spidol, hardware/softwarenya udah sering keluar masuk toko buat di upgrade.</li>
<li style="text-align: justify;">Laptop<br />
Ibaratnya jagoan punya pistol, inilah pistol gue. Beda ama PC yang ibaratnya benteng pertahanan (khusus buat backup data-data di laptop). Penting buat kalo mau kerja di luar, presentasi, atau cuman nongkrong santai-santai di kafe.</li>
<li style="text-align: justify;">Koneksi inet brotben 247<br />
Gue punya koneksi fastnet, pasang yang 1.5 Mbps. Jadi engga ada masalah untuk korespondensi email, website, blog (yang lagi dibaca ini), atau kalo cuman sekedar cari e-book dan barang-barang haram (bajakan punya)</li>
</ul>
<p>Dari modal yang gue punya, yang ada dipikiran gue untuk bisa gue jual sbb :</p>
<ol>
<li>Jualan Program</li>
<li>Jualan Jasa (Jasa bikinin program), ini beda loh meski kedengerannya sama</li>
<li>Tukang review (bikin blog) trus ngarep dapet duit dari iklan</li>
<li>Bikin buku</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">hmm&#8230;&#8230;, rasa-rasanya koq yang enakin cuman no.1 doank yak, tapi tunggu, no-4 mantap juga tuh, bisa dibikin sebagai titik awal untuk ke no-1. YES !, ide bagus nih, nulis buku kan engga susah-susah amit, bisa dijadiin jurnal, latihan, sekaligus cari duit.</p>
<p>(berhubung udah maghrib, gue mau Shalat dulu, lanjut lagi nanti&#8230;&#8230;)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.munggaran.com/2008/08/07/bussinessman-deh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jurnal 2008 &#8211; Review</title>
		<link>http://www.munggaran.com/2008/08/05/jurnal-2008-review/</link>
		<comments>http://www.munggaran.com/2008/08/05/jurnal-2008-review/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Aug 2008 13:51:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eldi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jurnal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.munggaran.com/?p=53</guid>
		<description><![CDATA[Bulan ini terakhir gue kerja di Chevron, ada banyak pengalaman yang gue dapet dimulai dari hubungan sosial sampe infrastruktur perusahaan. Dari gosipnya, dalam lima bulan kedepan akan diadakan assessment (penilaian) kerja baik untuk employee maupun contractor (kayak gue), dan kemungkinan besar gue engga termasuk yang ikutan lima bulan itu, soalnya scope-of-work gw bisa dibilang jarang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p style="text-align: justify;">Bulan ini terakhir gue kerja di Chevron, ada banyak pengalaman yang gue dapet dimulai dari hubungan sosial sampe infrastruktur perusahaan. Dari gosipnya, dalam lima bulan kedepan akan diadakan assessment (penilaian) kerja baik untuk <em>employee </em>maupun <em>contractor </em>(kayak gue), dan kemungkinan besar gue engga termasuk yang ikutan lima bulan itu, soalnya scope-of-work gw bisa dibilang jarang dapet kerjaan (yang bikin auditor punya pikiran : &#8220;elo ngapain aje woi !&#8221;). Well&#8230;, gue sih engga nyalahin auditor, soalnya emang bisa dibilang begitu, kerjaan gue sehari-hari kalo engga ada yang mesen bikin aplikasi = duduk chating, jagain monitor plasma untuk nambah-nambah berita ke Ticker (tulisan jalan-jalan kayak di teve nampilin kurs saat ini atau berita terkini, atau laen-laennya), plus dulu karna sempet ngableng seminggu engga ada yang mesen aplikasi, gue sempet bikin aplikasi untuk monitoring semua server di Chevron supaya kelihatan statusnya di Plasma kalo ada yang down.<span id="more-53"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Selama setahun ini kerjaan gue semuanya lancar, engga ada satupun komplain dari yang mesen aplikasi, dan semuanya gw kerjain dalam waktu yang super hyper cepat (lebih cepet dari kilat), misalnya laporan yang kalo manual dikerjain bisa 2-3 bulan, berkat aplikasi gw bisa selesai 2-3 jam doank, praise  (bangga-bangga-in) diri sendiri dulu ah, biar semangat, <img src='http://www.munggaran.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  hAHahHAhaHAHahHA.</p>
<p style="text-align: justify;">Gue sempet mikir-mikir enak banget kalo seumur hidup kerja santai begini (baca : rusuhnya kalo lagi ada yang mesen aplikasi doank), dan bayarannya juga lumayan gede untuk ukuran hidup di Indonesia. Sayangnya gue koq ngerasa engga sreg aja, dengan regimentasi (pola hidup tiap hari begini dan begitu sama), rasanya gue butuh tantangan lain, dan hal itu memicu gue untuk belajar-belajar yang lain.</p>
<p style="text-align: justify;">Background gw Teknik Informatika, bisa dibilang apa yang gue kerjain tuh engga jauh-jauh dari analisa data, perancangan,  dan ujung-ujungnya = <em>coding</em>. Gue suka aja, entah kenapa ada kepuasan tersendiri kalo gue lagi merancang-rancang interface (antarmuka), nulis-nulis kode, mikirin <em>logic</em>, yang sepertinya jadi sebuah <em>puzzle </em>yang mengasyikan buat gue.</p>
<p>Didepan gue, ada beberapa kemungkinan arah (setelah kontrak kerja di bulan ini abis) :</p>
<ol>
<li style="text-align: justify;">Jadi Pilot<br />
Bokap gue bilang ini kerjaan yang oke, punya masa depan bagus. Dia bilang mau ngebiayain gue kalo mau sekolah jadi pilot, wAw !, umur 25 taon masih nerima duit dari orang tua !, ya bukannya gengsi sih, tapi rasanya bakalan lebih enak kalo pake duit sendiri.<br />
Terlepas dari soal duit-duitan, yang gw rasain seandainya gw jadi pilot, tentunya selain gw bisa ngerasain kalo bokap gw bakalan bangga (emang dia punya cita-cita anaknya jadi pilot), plus gue juga bakalan punya hidup yang ber-masa depan cerah (aga kurang setuju sih sama yang ini, rejeki kan Tuhan yang ngatur). Gue sempet kontek sama temen gw yang sekolah penerbangan, dia ngabisin waktu 3 tahun untuk selesai, dan sekarang lagi ngelobi maskapai penerbangan komersil untuk cari kerja (wow keren !). Dia sempet bilang kalo punya temen yang umur 32 baru belajar terbang (se-angkatan sama dia).<br />
Oke, akhirnya gw putuskan kalo karir ini gw pending dulu deh, berhubung meskipun udah tes psikologi gw cocok dibidang ini, cuman rasa-rasanya gw kurang minat kemari.</li>
<li style="text-align: justify;">Jadi Musisi<br />
Di keluarga gw, semuanya punya bakat seni, entah ada yang serakah (bisa nyanyi, maen alat musik, nari juga di-embat), sampe yang culun cuman bisa maen alat musik doank (baca : gue). Dulu sih gue pernah belajar Organ (keyboard yang tutsnya atas bawah plus pedal bagian bawah), gw masuk ke Yamaha Music School, dan karena dari awal gw emang udah ada bakat (suka gonjrang-gonjreng piano di rumah), alhasil gampang lah belajarnya, gw bisa, tapi engga complete (dibilang cupu kaga, dibilang master masih jauh : skill pengamen kali ye <img src='http://www.munggaran.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />  ).<br />
Kadang gue suka bikin aransemen-aransemen sendiri, composing lagu kalo lagi mood, atau cuman bikin ringtone yang beda (niatnya kan pamer orang laen kaga punya ring-tone bernada keren nyAHhaHAHahAHhaHAHahAHahAHa), dari sinilah gw berpikir : &#8220;kenapa gue kaga jadi musisi aje ye ?&#8221;.<br />
Setelah gw nanya sama diri sendiri (sempet ngomong sendiri di WC sambil be&#8217;ol, di kantor, untung waktu itu WC sepi, kalo engga gw bisa-bisa disangka saiko), bakat musik yang gw punya ini koq berasa kurang gigit yah, apakali kurang diasah ???, dan apakah kalo diasah = bakalan bikin gw bisa kerja (baca : nyari duit/idup dari musik) ????, ini pertanyaan yang sampe sekarang bikin gw risau nih.<br />
Karna gue masih risau, gw pikir musik dijadiin hobi aja dah, toh banyak jg koq temen gw yang kerja tapi iseng-iseng nge-band, buat seru-seruan aja, ga usah apa-apa serba di-duitin.</li>
<li style="text-align: justify;">Jadi Bussinessman<br />
Nahhh, ini nih, gw sempet belajar selama satu tahun kerja (pas waktu kosong), kayaknya inilah jalan yang paling oke untuk menyelesaikan kewajiban finansial gue (baca : gue mau kaya dari usaha sendiri, bukan warisan, ini bukan belagu, tapi seru aje buat gue, hahaha).<br />
So, apa yang gue pelajari selama setahun ??, Yes !, proses bisnis !, dari mulai peninjauan kebutuhan pasar, analisa lanjut, sampe akhir-akhirnya ke penjualan dan support. So far so good, gue suka banget karena banyak banget aspeknya, entah kenapa pilihan yang ini ribet banget tek-tek bengeknya, tapi gue ngerasa seru aje ye, apalagi kalo bisa jadi one man company, LOL !.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Setahun ini gue udah coba melakukan pengembangan satu produk, (sebut aja produk X) awal-awalnya sih gue engga pede bikin-bikin ginian, dari mulai konsep yang amburadul, pemasaran yang kaga jelas, pokoknya anak SMA bilang : serba engga banget deh, tapi lambat laun semuanya bisa gue perbaiki. Dimulai dari konsep produknya makin hari makin ketemu, pemasarannya udah ada kejelasan, dan suplemen-suplemen yang laennya sampe akhirnya gue niat untuk bikin Perusahaan sendiri berbasis PT supaya bisa ikutan main di pasar IT Indonesia, soalnya perusahaan Indonesia engga bisa beli sesuatu dari lembaga yang engga terdaftar (baca : ya gue ini sekarang).</p>
<p style="text-align: justify;">Wah jadi seru nih cerita-ceritanya&#8230;.., sambung nanti deh, udah malem nih jam 20:50, waktunya makan malem, besok gue ngantor pula, sampe disini dulu yak.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.munggaran.com/2008/08/05/jurnal-2008-review/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
